Jumat, 27 Maret 2009

robert hooke ............................

Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke (1650) dalam bentuk sel mati irisan pada gabus. Sel sebagai penyusun tubuh makluk hidup.

A. Teori Sel

1.Schleiden (1804-1891) dan Schwan (1810-1882)

Sel merupakan kesatuan struktural makluk hidup, jadi setiap makluk hidup terdiri atas sel-sel.

2. Johanes Purkinje (1787-1869)

Protoplasma adalah cairan sel hidup yang merupakan bahan embrional da dalam sel telur.

3. Robert Brown (1813)

Penemu inti sel merupakan bagian terpenting dari sel.

4. Felix Durjadin (1835)

Bagian sel yang terpenting adalah cairan dalam sel.

5. Max Schalze (1825-1894)

Sel merupakan kesatuan fungsional makluk hidup.

6. Rudolf Vircow (1858)

Sel merupakan kesatuan pertumbuhan makluk hidup artinya pertumbuhan makluk hidup adalah sel perbanyakan dan pertumbuhan sel.

7. Penemuan akhir abad XIX

Sel merupakan kesatuan hereditas artinya setiap sifat-sifat yang diturunkan selalu melalui sel.

B. Pembelahan Sel

Untuk pertumbuhan organisme, sel-sel harus mempunyai daya untuk reproduksi. Pembelahan sel atau repriduksi sel ada 3 cara :

1. Amitosis

Pertumbuhan sel secara langsung tanpa fase-fase dari 1sel menghasilkan 2 inti sel.

2. Mitosis

Pembelahan sel melalui fase-fase tertentu dari satu induk menghasilkan 2 sel anakan yang sifatnya sama persis.

Fase-fase pada mitosis terdiri atas :

a. profase : inti dan dinding sel hilang , butir-butir kromatin menjadi benang-benang kromosom, membutuhkan waktu paling lama dari pada fase-fase lain pada mitosis. Produksi replikasi ADN dimulai disini.

b. metafase : Kromosom berderet dibidang equator atau pembelahan.

c.anafase : Kromosom membelah menjadi kromatid siap di tarik kekutup oleh benang spindel atau gelendong.

d. telofase : Kromatid menjadi kromosom selanjutnta menjadi kromatin, muncul sel anakan dan nukleolus.

e. interfase : Bukan fase dari mitosis, fase istirahat justru terjadi pengumpulan energi paling banyak, metabolisme paling tinggi di banding fase-fase yang lain nya paling lama waktunya, terjadi replikasi atau pengandaan ADN.

3. Meiosis

Pembelahan sel melalui fase-fase tertentu darcontoh biologi seli sel induk menghasilkan 4 sel anakan yang sifatnya berbeda.

Tingkat 1: Reduksi kromosom

A. Profase 1

a. Leptonema

b. zigonema

c. Pakinema

d. diplonema

e. diakinesis

B. Metafase I

C. Anafase II

D. Telofase I

E. Interkenesis

Tingkatan II

Berlangsung seperti mitosis, tetapi disini pada sel-sel haploid bidang equatorial umumnya tegak lurus terhadap bidang equatorial, sehingga terjadi 4 sel anakan/tetrade.

Pembelahan sel dibagi menjadi 2macam:

a. sitokinesis : pembagian sitoplasma sel

b. karyokinesis : pembagian inti sel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar